LPPMD Unpad Gelar Aksi Kamisan untuk Robertus Robet

0
511

JATINANGOR, Warta Kema — Lembaga Pengkajian dan Pengabdian Masyarakat (LPPMD) melakukan Aksi Kamisan pada Kamis (14/3) di Brooklyn Timur, Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, Sumedang. Aksi Kamisan digelar untuk mengangkat isu Robertus Robet yang suaranya dibungkam karena menyuarakan pendapat terkait dwifungsi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Robertus Robet ditangkap kepolisian pada Kamis (7/3) lalu karena orasi dan nyanyiannya dianggap menghina TNI. Baik anggota LPPMD ataupun masyarakat kampus lainnya menyuarakan pendapat mereka soal kasus tersebut  sedangkan anggota lainnya membawa poster yang menunjukan aspirasi mereka.

Menurut Pandu Sujiwo, Kordinatoor Acara Kamisan kali itu, penangkapan Robertus Robet termasuk pelanggaran hak asasi manusia untuk berpendapat. “Kami mengangkat isu Robertus Robet pada Kamisan kali ini karena isunya sedang hangat. Selain itu, kami merasa kasus-kasus HAM tidak diselesaikan (oleh pemerintah) dan terus saja bertambah,” jelas Pandu.

LPPMD rutin mengoordinasi Aksi Kamisan dengan mengangkat isu-isu pelanggaran HAM. “Kami berharap kasus Robertus Robet ini menjadi yang terakhir dalam pembungkaman pendapat dan bisa diselesaikan dengan benar,” tutur Pandu. Aksi Kamisan sendiri merupakan sosial campaign yang sering dilakukan berbagai pihak dan organisasi untuk menyuarakan pendapat terkait adanya ketidakadilan dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan HAM.

Mahasiswa yang melihat aksi itu memiliki pendapat masing-masing. “Saya tidak mendukung kebijakan dwifungsi TNI karena melemahkan fungsi keamanan dan pertahanan negara. Seharusnya TNI memiliki independensi dan tidak terikat ranah eksekutif,” ujar Fikri Faturahman, mahasiswa Fakultas Hukum.

Reporter: Kenraras Vadmaratri/Hayfa Rosyadah

Editor: Lia Elita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here