Mengenal Ekspedisi Padjadjaran, Program Pengabdian Kema Unpad

0
129
Ekspedisi Padjadjaran yang berlangsung pada 2019 silam di Pulau Sangiang, Banten (sumber : Instagram.com)

Apa yang kamu tahu tentang ekspedisi? Perjalanan yang jauh? Petualangan? Jika menilik dari definisinya saja, ekspedisi adalah suatu perjalanan ke suatu tempat dengan maksud dan tujuan tertentu, atau dapat diartikan sebagai perjalanan jauh dan panjang ke suatu daerah yang masih belum banyak didatangi oleh orang-orang, biasanya ekspedisi bertujuan untuk penelitian ataupun pengabdian kepada masyarakat di suatu daerah. Seperti contohnya saja, Ekspedisi Indonesia Biru (2015) yang digagas oleh Watchdoc dan Ekspedisi Segaris yang dilakukan oleh Kevin Hendrawan.

Lalu, apa itu Ekspedisi Padjadjaran?

“Ekspedisi Padjadjaran ini diadakan karena pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dharma atau tugas pokok dari suatu perguruan tinggi. Pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat” tutur Lulu, salah seorang Project Supervisor dari program Ekspedisi Padjadjaran ini.

Lulu kemudian menambahkan, Ekspedisi Padjadjaran sendiri merupakan salah satu program BEM Kema Universitas Padjadjaran yang dicanangkan sebagai suatu bentuk langkah kebaikan untuk pengabdian mahasiswa Unpad yang menaruh fokus pada pengembangan daerah berpotensi yang termasuk ke dalam daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Program ini pertama kali diadakan di tahun 2019 yang ketika itu, membawa 3 chamber utama berupa pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan, serta mitigasi bencana. Keberadaan chamber ini bertujuan agar program dapat terfokus pada bidangnya masing-masing.

“Diharapkan chamber masing-masing dapat membantu dan mengembangkan masyarakat dengan program yang dibawa” ucap Lulu.

Astri, yang merupakan Komandan Lapagan Ekspedisi Padjadjaran 2020, mengatakan bahwa banyak nilai yang dipetik dari program ini, baik oleh para pegiatnya maupun masyarakat sekitar, mengingat banyaknya kegiatan yang diusung di lapangan yang menuntut kemampuan dari pegiat. Nilai-nilai itu dapat berupa personality, leadership, hingga nilai sosial. Selain bermanfaat secara non akademis, program ini juga diharapkan bermanfaat bagi akademis pegiatnya seperti dalam mengasah cara berpikir kritis ataupun kemampuan menyelesaikan suatu permasalahan.

“Peran saya sebagai mahasiswa akan lebih terasa jika saya ikut dalam kegiatan tersebut, serta guna mengembangkan potensi diri saya agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi” ujar Astri, saat ditanya mengenai motivasi dari mengikuti program ini

Pada tahun 2020 ini Ekspedisi Padjadjaran akan dilaksanakan di Pulau Buaya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dengan mengangkat 4 chamber, yakni pendidikan, kesehatan, agrokompleks, dan pariwisata. Ekspedisi ini akan berlangsung selama sebulan penuh atau 30 hari, yang akan dilaksanakan dari bulan Juli hingga Agustus.

Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta kolaborasi antara masyarakat dan mahasiswa dalam mengembangkan daerah 3T di Indonesia, dan agar mahasiswa Unpad secara khusus dapat mengembangkan potensi diri dan mengamalkan ilmu di lingkungan masyarakat serta melakukan pengabdian pada negeri.

 “Kepada calon ekspeditor atau mahasiswa yang akan mengikuti program ini, semangat mengabdi untuk Negeri dan jangan pernah takut untuk mencoba. Jadilah manusia yang berguna, walaupun hanya untuk diri sendiri. Kita sebagai pemuda Indonesia harus mau terjun langsung menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, Jika kamu sudah yakin, maka lakukanlah, dan jika kamu tidak yakin, maka yakinilah” pungkas Astri.

Penulis : Imanda Tori Putra

Penyunting : Karina Rahma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here