11 Kegiatan Menjaga Bumi yang Bisa Dilakukan Selama Social Distancing

1
174
22 April 2020 merupakan Hari Bumi ke-50 (sumber : unsplash)

22 April 2020 ini secara resmi menandai 50 tahun perayaan Hari Bumi atau Earth Day. Pada awalnya, perayaan ini merupakan Gerakan Lingkungan Modern pada 1970 di Amerika Serikat. Di tahun itu warga Amerika harus menghirup udara yang bercampur dengan gas beracun (timah) yang dikeluarkan oleh kendaraan bermesin V8 yang sedang naik daun saat itu.

Pada saat itu belum ada hukum lingkungan hidup di Amerika Serikat. Bahkan, polusi udara disebut sebagai aroma kemakmuran karena menandakan berkembangnya industri disana. Hari Bumi pertama tahun 1970 menyuarakan kesadaran demi menyalurkan energi gerakan anti terhadap pencemaran dan untuk menempatkan masalah lingkungan hidup di paling depan.

Ide untuk hari nasional yang berfokus pada lingkungan datang dari pendiri Hari Bumi, Gaylord Nelson. Kemudian Senator AS dari Wisconsin, William Proxmire turut serta gerakan ini setelah menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran tahun 1969 di Santa Barbara, California. 

Lalu pada 22 April 1970, 20 juta orang Amerika turun ke jalan, taman, dan auditorium untuk berdemonstrasi untuk lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Ribuan perguruan tinggi dan universitas mengorganisir protes terhadap kerusakan lingkungan.

Hari bumi sendiri biasanya dirayakan oleh masyarakat dengan adanya gerakan menanam pohon atau bersih – bersih lingkungan bersama. Namun dengan situasi saat pandemi yang mengharuskan kita berdiam diri di rumah seperti ini, nyatanya sangat tidak memungkinkan untuk berkumpul bersama dan menanam pohon atau membersihkan lingkungan sekitar.

Tapi apa kamu tahu ternyata Physical Distancing ini memberi dampak positif juga bagi lingkungan. Ternyata kegiatan rebahan dan kuliah online yang kita lakukan dapat mengurangi 75% carbon footprint yang kita hasilkan setiap harinya. Artinya kita ikut berkontribusi untuk mencegah terjadinya kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim.

Dengan tetap mempraktikkan social distancing, kita tetap dapat merayakan Earth Day sekaligus membantu menghentikan penyebaran virus. Di bawah ini, Warta Kema memberikan referensi 11 cara untuk merayakan Earth day selama Physical Distancing.

  1. Matikan Keran Air Apabila Tidak Digunakan
Mematikan keran air dapat menghemat air dalam jumlah yang signifikan (sumber : rumahhokie.com)

Terkadang, kita kerap kali lupa untuk mematikan keran saat cuci tangan atau menyikat gigi. Tetapi tahukah kamu dengan mematikan keran saat menggosok gigi, kita dapat menghemat hingga 30,3 liter air setiap harinya loh. Jumlah yang sangat banyak bukan?

  1. Cuci Pakaian Dengan Menggunakan Air Dingin
Mencuci pakaian dengan mode air dingin dapat membantu menghemat energi (sumber : hero.png)

Ternyata sekitar 90% energi yang digunakan mesin cuci, digunakan untuk memanaskan air. Untuk menghemat energi, cucilah pakaian pada pengaturan air dingin setidaknya satu kali seminggu. Plus, air dingin lebih baik untuk pakaian karena dapat menghilangkan banyak noda dari pakaian, sementara air panas cenderung menyebabkan pakaian menjadi menyusut, memudar, atau mengerut pada kain tertentu.

  1. Minum Menggunakan Gelas atau Tumbler
Penggunaan tumbler dapat mengurangi sampah plastik (sumber : cdn.thewirecutter)

Ini kegiatan yang sederhana dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Ganti botol plastik sekali pakai biasa dengan gelas atau tumbler yang dapat digunakan kembali. Bahan yang dipakai dapat terbuat dari plastik, kaca, dan stainless steel yang tengah digemari masyatakat saat ini.

  1. Lakukan DIY untuk Peralatan Rumah
Dalam masa pandemi, kegiatan DIY dapat menjadi alternatif (sumber : catatan yosika)

Kita biasanya sering membeli peralatan rumah yang baru apabila ada peralatan yang rusak. Untuk saat ini cobalah untuk membuat sendiri atau memperbaiki peralatan rumah. Selain murah, kegiatan Do It Yourself atau DIY juga dapat menghindarkan kita terjangkit oleh virus yang menempel pada barang dari luar.

  1. Gunakan Uang Elektronik
Penggunaan uang elektronik dapat menyelamatkan pohon untuk pembuatan uang kertas (sumber : medium)

Bagi kamu yang selama kegiatan karantina ini malas untuk masak sendiri dan lebih memilih layanan delivery, cobalah untuk membayarnya dengan uang elektronik. Jadi selain efisien dan menghindari tertularnya virus akibat transaksi, kita juga dapat menyelamatkan pohon yang biasa diapakai untuk membuat uang kertas. Mendapat dua keuntungan sekaligus lebih baik kan tentunya?

  1. Membaca Menggunakan Buku Elektronik
Sama halnya dengan penggunaan uang elektronik, penggunaan buku elektronik juga dapat mengurangi penebangan pohon (sumber : cdn.thewirecutter)

Selama pandemi ini kamu bisa menghibur diri dengan membaca buku. Banyak laman perpustakaan menyediakan layanan E-book gratis yang dapat diakses oleh masyarakat selama pandemi agar mereka tidak perlu keluar rumah untuk membeli buku. E-book juga bermanfaat bagi lingkungan. Sama halnya dengan penggunaan uang kertas, dengan menggunakan E-book kita berkontribusi untuk menyelamatkan jutaan pohon yg biasanya ditebang untuk membuat kertas.

  1. Gunakan lampu seperlunya
Menggunakan lampu seperlunya dapat menghemat energi (sumber : thespruce)

Yuk biasakan untuk mematikan lampu ketika tidak di rumah atau bahkan ketika tidak di ruangan. Hal ini secara signifikan dapat mengurangi energi yang digunakan, dengan kata lain kita dapat menghemat listrik juga!

  1. Membuat produk pembersih sendiri
Membuat produk pembersih sendiri dapat membantu menyelamatkan bumi (sumber : pinterest)

Kalau kamu berada dalam mood untuk melakukan kegiatan DIY, kamu juga dapat membantu planet dengan tidak menggunakan bahan berbahaya yang ditemukan dalam produk pembersih seperti triclosan atau paraben yang dapat merusak planet hingga mengganggu kesehatan. Kamu dapat membuat produk pembersih sendiri menggunakan bahan nabati seperti sabut kelapa. Terdengar klasik namun yang pasti penuh manfaat!

  1. Cuci baju dengan tangan
Mencuci baju menggunakan tangan dapat menghemat energi listrik (sumber : pinterest)

Selain bermanfaat untuk melatih otot lengan selama karantina, mencuci baju dengan tangan juga dapat bermanfaat bagi lingkungan. Karena mencuci dengan tangan, kita dapat menghemat energi listrik yang biasanya disalurkan untuk mesin cuci. Kita dapat menghemat pengeluaran untuk listrik beserta olahraga sekaligus. Menarik kan?

  1. Masak makanan sendiri
Selain hemat, memasak sendiri dapat mengurangi penggunaan plastik (sumber : vox)

Buat kamu yang awal tahun kemarin atau bahkan dari tahun-tahun sebelumya memiliki resolusi untuk diet dan belajar memasak tapi terhalang karena kesibukan di luar, inilah saatnya untuk mewujudkan resolusi itu. Memasak makanan sendiri pastinya dapat mengurangi limbah yang dihasilkan oleh kantong plastik pembungkus, wadah, dan peralatan makan plastik. Jadi sudah tidak ada alasan lagi untuk gagal diet atau gagal belajar masak.

  1. Gunakan lap kain daripada tisu
Penggunaan lap kain lebih efisien dibandingkan kertas tisu (sumber : good house keeping)

Kita seringkali mengelap sesuatu seperti tumpahan minuman dengan tisu karena lebih praktis dan tinggal buang. Ternyata lebih menguntungkan menggunakan lap kain dibanding tisu. Karena dengan menggunakan lap kain, kita tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli yang baru setiap minggunya seperti tisu. Lap kain juga memiliki daya serap yang lebih baik dibanding lap tisu, praktisnya adalah dapat dicuci dan digunakan kembali!

Menjaga bumi kita tidak harus dengan berkumpul dan keluar rumah, tapi bisa juga dilakukan di dalam rumah atau kosan. Mari jaga bumi kita dan juga jaga tetap menjaga kesehatan dengan tetap diam di rumah dan lakukan berolahraga secukupnya. Jadi, kegiatan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk menjaga bumi?

Penulis : Muhammad Diaz Afdal

Penyunting : Karina Rahma

1 COMMENT

  1. Howdy! This is my first visit to your blog!
    We are a team of volunteers and starting a new project in a
    community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on. You have done a outstanding job!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here