MEMPERINGATI HARI PUISI: KUMPULAN PUISI ‘DI TENGAH PRAHARA’

0
39

Dalam rangka memperingati Hari Puisi Nasional, Warta Kema melakukan penerimaan terbuka karya puisi untuk berbagai tema. Berikut adalah kumpulan puisi yang telah Warta Kema himpun dari Sobat Warta dalam tajuk ‘Di Tengah Prahara’.

Prokerku Melawan Pandemi

Oleh: Mohammad Haicael Saputra Wadana, Universitas Padjadjaran

Namamu asing tak pernah kudengar

Tiba tiba kau terkenal bagai selebritis

Kau buat orang orang menangis

Terkurung macam kriminal di penjara

Proker ku pincang karenamu

Susah payah aku mengatur jadwal

Kedatanganmu bak Satpol PP merazia PKL

Terluntang lantung prokerku karenamu

Tak apa sudah biasa, itu yang ku lontarkan

Kalimat mujarab penenang pikiran

Setiap generasi melewati tantangannya sendiri

Hai kau pandemi, kalau kau berwujud lahir

Mesti sudah dipukuli bak maling di perumahan

Sayang wujudmu tak lahir, hanya lewat kata aku sindir

***

Bumi, Apa Kabar?

Oleh: Luciana Anjani, Universitas Padjadjaran

Bumiku sedang berduka, meronta bahkan mengiba

Bumiku sedang menangis serta mengais meminta pertolongan

Tumbuhan bertumbangan, hewan berguguran, manusia berjatuhan

Tak mampu melawan amukan alam semesta

Sungguh ironis, rasanya kemarin masih terasa manis dan harmonis

Tapi sekarang, semua sungguh tragis

Oh Tuhan, ampuni kami yang lalai dan tidak memerdulikan semesta

Aku ingin semuanya kembali biasa, tidak ada lagi derita apalagi duka.

Jika memang ini adalah caramu menyeleksi kehidupan,

Tolong kuatkan kami untuk bertahan

setidaknya sampai titik darah penghabisan

hingga tak ada lagi yang berguguran.

Penyunting: Allisa Salsabilla Waskita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here