Photo Story: Pelaksanaan UTBK di Masa Pandemi

0
56

Salah satu tempat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020, Univeritas Multimedia Nusantara (UMN), menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sekitar 5000 peserta menjadikan UMN sebagai lokasi pelaksanaan tesnya. Ujian ini dilaksanakan sejak Minggu, 5 Juli 2020 hingga Sabtu, 11 Juli 2020. Pelaksanaan UTBK dibagi menjadi dua sesi di setiap harinya, yaitu pagi pukul 09.00 dan siang pukul 14.00.

Selama penyelenggaraan UTBK, peserta wajib mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Protokol tersebut telah dirumuskan sebelumnya guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 saat UTBK berlangsung. Setiap peserta UTBK wajib menggunakan masker, melakukan cek suhu badan, dan menghindari kerumunan.

 Tiap peserta akan melewati beberapa pengecekan sebelum dapat masuk ke ruang tes, salah satunya pengecekan suhu badan. Peserta dengan suhu di atas 37,5°C diminta menunggu di medical center sampai suhu tubuhnya turun. Jika suhu peserta tetap tinggi, peserta wajib memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat.

Setelah melewati pengecekan suhu, panitia mengarahkan peserta menuju pos pengecekan lain. Untuk menghindari penumpukan, UMN memisahkan pos pengecekan sesuai gedung lokasi tes peserta.

Selain peserta, staf penyelenggara juga wajib mematuhi protokol yang berlaku. Seluruh staf wajib memakai masker, sarung tangan, dan face shield. Selain itu, UMN juga memfasilitasi peserta dengan hand sanitizer yang tersedia di meja panitia.

Panitia menyiapkan dokter sebagai tenaga kesehatan yang berjaga selama pelaksanaan UTBK. Peserta yang mengalami keluhan kesehatan dapat mengunjungi dokter di medical center.

Pihak UMN berupaya meminimalisasi interaksi peserta dengan menerapkan sistem satu jalur. Panitia telah menentukan jalur masuk dan keluar peserta untuk menghindari kontak antarpeserta. Peserta yang baru masuk dan keluar tidak akan bertemu sebab jalurnya berbeda.

Ruangan ujian hanya diisi setengah kapasitas ruangan, yakni 20 peserta. UMN juga memasang sekat di tiap meja sebagai upaya physical distancing selama UTBK berlangsung.

Di jalur mobilisasi peserta, panitia memasang spanduk informasi mengenai COVID-19, seperti langkah pencegahan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap COVID-19.

Peserta wajib mengikuti protokol kesehatan yang belaku, contohnya rutin mencuci tangan. Baik di jalur masuk dan keluar, UMN menyediakan wastafel beserta sabun untuk peserta mencuci tangan.

Panitia UTBK siap melayani peserta maupun tamu yang berkunjung. Pengunjung selain peserta wajib melapor kepada panitia dan menyampaikan keperluannya. Pengunjung tanpa kepentingan mendesak dilarang berada di sekitar lokasi pelaksanaan UTBK.

Selama penyelenggaraan UTBK, UMN menutup seluruh tempat rawan kerumunan, contohnya kantin. Panitia hanya membuka satu cafe di tiap gedung sehingga peserta tetap bisa membeli minum. Namun, peserta tetap harus mematuhi protokol dengan memesan secara take away.

Prosedur pelaksanaan UTBK di UMN terbilang matang. Protokol kesehatan telah dijalankan dengan baik dan ketat. Selain memerhatikan kesehatan peserta, UMN juga memerhatikan mental pesertanya. Itulah gambaran pelaksanaan UTBK di UMN. Bagaimana dengan pelaksanaan UTBK di tempatmu?

Foto & Narasi : Ersya Fadhila

Penyunting : Allisa Salsabilla Waskita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here