American Football: Tidak Hanya Sekadar Baku Hantam 

0
53
Tim American Football bersiap memulai play (sumber: Joe Camporeale-USA TODAY Sports)

Berbicara mengenai American Football, Sobat Warta setidaknya pasti tahu dong olahraga yang sarat akan benturan fisik ini. Apalagi dulu olahraga ini sempat eksis di tanah air lewat animasi Eyeshield 21 yang sempat tayang di salah satu stasiun televisi swasta sekitar satu dekade lalu.

Sedikit penjelasan mengenai American Football, intinya tujuan dari permainan ini adalah membawa bola ke zona akhir (end zone) lawan untuk mendapatkan poin. Setiap tim akan mendapatkan giliran menyerang dan bertahan. Tim penyerang (offense) memiliki 4 kesempatan (downs) untuk maju minimal 10 yards menuju end zone lawan.

Jika berhasil membawa bola sejauh 10 yards atau lebih sebelum 4 kesempatan tersebut habis, maka tim penyerang akan memperoleh 4 kesempatan lagi untuk melaju 10 yards. Kesempatan menyerang akan berpindah ke tim bertahan (defense) apabila dalam 4 kesempatan tim penyerang gagal membawa bola sejauh 10 yards atau jika operan dari tim penyerang berhasil ditangkap (intercept) oleh tim bertahan.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai ketentuan-ketentuan dalam olahraga ini, Sobat Warta boleh mencarinya di Internet ataupun sumber lain karena kalau semuanya dijelasin di sini tidak cukup satu artikel saja hehe.

Jika dilihat lagi, American Football tidak sebatas soal adu kekuatan saja. Strategi adalah hal yang utama, terlihat dari bagaimana pertandingan berlangsung. Tidak seperti sepakbola ataupun basket yang secara permainan lebih dinamis, American Football memiliki banyak jeda. 

Lebih dari setengah waktu pertandingan dihabiskan untuk huddle, yakni berdiskusi dengan rekan satu tim untuk mengatur strategi yang akan digunakan dalam play selanjutnya. Waktu yang diberikan untuk huddle adalah 40 detik sedangkan dalam satu play biasanya hanya berlangsung 5-10 detik saja. 

Bagi sebagian orang, inilah salah satu yang menjadi daya tarik dari permainan American Football dimana penonton dibuat penasaran dengan strategi apa yang akan dilancarakan kedua tim pada play berikutnya.

American Football punya ciri khas di perlengkapan pelindung yang cukup menonjol mulai dari helm hingga shoulder pad. Hal ini untuk meminimalisir cedera karena banyaknya kontak fisik yang terjadi ketika permainan berlangsung. 

American Football menjadi olahraga nomor 1 paling digemari di Amerika Serikat diatas basket dan baseball. Kepopuleran olahraga ini makin terasa ketika tiba laga Super Bowl, yakni partai final kompetisi tertinggi American Football.

Konon Super Bowl menjadi gelaran olahraga tahunan dengan penonton terbesar kedua setelah final Liga Champions Eropa. Bagi warga Amerika, Super Bowl bukan hanya tentang pertarungan dua tim NFL (National Football League) terbaik, tetapi sudah seperti sebuah perayaan nasional.

Walau hanya populer di Amerika, American Football justru jadi salah satu olahraga yang paling menguntungkan dari segi bisnis. Berdasarkan artikel The World Most Valuable Sports Teams 2020 yang dirilis Forbes, tiga tim NFL masuk peringkat 10 besar. Bahkan salah satunya, Dallas Cowboys menduduki peringkat pertama dengan value 5,5 miliar dolar. Angka yang fantastis bukan?.

American Football di Indonesia

Di Indonesia, olahraga ini sangat jarang terdengar. Bahkan siaran pertandingannya pun belum pernah unjuk gigi di layar kaca. Ada beberapa alasan mengapa olahraga ini tidak eksis di tanah air. Salah satunya adalah mekanisme permainan yang bisa dibilang lebih rumit dibandingkan olahraga lain yang sudah popular di kalangan masyarakat. 

Contoh kecilnya, dalam sepakbola cara untuk mencetak skor hanyalah dengan cara memasukkan bola ke gawang lawan. Nah pada American Football setidaknya ada lima cara untuk mencetak skor. Skor yang bisa diperoleh pun beragam mulai dari 1 poin hingga 6 poin.

Selain itu, biaya untuk bermain American Football pun terbilang mahal. Untuk perlengkapan bermain seperti helm serta body protector saja bisa menelan kocek hingga jutaan rupiah. Tentu saja apabila dibandingkan dengan perlengkapan untuk bermain bulutangkis yang hanya butuh raket dan sepatu olahraga, biaya perlengkapan American Football masih jauh dari kata terjangkau.

Walau begitu, bukan berarti olahraga ini sama sekali redup pamornya. Adalah Flag Football, olahraga turunan American Football yang sudah punya pasar tersendiri di Indonesia. Layaknya futsal yang merupakan turunan dari sepakbola, Flag Football lebih terjangkau untuk dimainkan. 

Flag Football juga lebih aman dimainkan karena tidak perlu menjatuhkan lawan. Cukup copot bendera yang ada di seputar pinggang lawan untuk menghentikannya. Oleh karena itu, tidak dibutuhkan pelindung tambahan sehingga bisa lebih menekan budget.

Di Indonesia sendiri, sudah ada kompetisi Flag Football yang rutin diadakan tiap tahunnya, salah satunya College Bowl.   Kompetisi ini mempertemukan tim Flag Football dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diantaranya ITB, UI, Undip, UB, dan tak ketinggalan Unpad. 

Nah, bagaimana Sobat Warta? Apakah kamu tertarik menjajal American Football atau mungkin Flag Football yang tak terlalu ‘bar-bar’?

Penulis : Mohammad Hatta

Penyunting : Karina Rahma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here