Mengenal Komunitas Unpad : RadioMU dan Kopma Unpad

0
11
Ilustrasi Radio Mu dan Kopma (sumber : Kreatif Warta Kema)

Halo, Sobat Warta! Sudah tahu kan bahwa di Unpad terdapat banyak kegiatan non-akademis yang bisa kamu pilih dan ikuti. Kegiatan-kegiatan ini tentunya dapat memberikan pengalaman juga pelajaran baru untukmu, menambah relasi, dan juga sebagai sarana pengembangan diri.

Namun, kamu tahu nggak sih kalau kegiatan-kegiatan non-akademis tersebut bukan hanya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Terdapat pula komunitas-komunitas yang menyenangkan dan pastinya bermanfaat. Selain itu, ada pula Badan Semi Otonom atau BSO. Lembaga ini berada di bawah pengawasan berbagai Departemen yang ada di BEM Kema Unpad lho!

Pada Mengenal Komunitas Unpad edisi pertama ini, Warta Kema akan mengulas mengenai RadioMU dan Kopma Unpad. Bagi yang belum tahu, RadioMU dan Kopma Unpad merupakan BSO ya. RadioMU berada di bawah naungan Departemen Media dan Informasi BEM Kema Unpad, sedangkan Kopma Unpad berada di bawah naungan Departemen Ekonomi Integratif BEM Kema Unpad. Apakah kamu baru tahu nih, Sobat Warta? Yuk kenali RadioMU dan Kopma lebih jauh!

Radio Mahasiswa Unpad : Mengajak Kamu Lebih Mendalami Dunia Radio

Anggota RadioMU (sumber : Dokumentasi Pribadi/RadioMU)

Hingga saat ini, radio memang masih menjadi salah satu hiburan bagi banyak orang. Media yang menyajikan informasi dengan mengandalkan suara penyiarnya ini memberikan kenyamanan tersendiri di telinga para pendengar.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan mahasiswa, salah satu radio kampus di Unpad ini setia memberi hiburan bagi Kema Unpad melalui siaran-siaran yang dilakukannya. Yap! Radio Mahasiswa Unpad atau yang biasa Kema Unpad kenal dengan RadioMu adalah komunitas yang bergerak di bidang radio dengan konsep creative knowledge. 

Dengan membawa konsep yang unik, RadioMU senantiasa memberikan informasi dan hiburan sekaligus mengedukasi pendengarnya melalui siarannya. Delapan tahun sudah RadioMU memberi asupan semangat bagi Kema Unpad sejak 17 Juni 2012.

“Radio adalah media yang tak lekang oleh waktu, dan setiap orang pasti ada fase dimana ia butuh radio.” ujar Eprita selaku ketua RadioMU.

Eits, hati-hati tertukar ya, Kema Unpad. Di Unpad sendiri terdapat dua radio yang menggunakan nama Unpad di belakangnya, yaitu Radio Unpad dan Radio Mahasiswa Unpad (RadioMU). Keduanya tentu memberikan informasi yang berbeda bagi para pendengarnya.

Radio Unpad menjadi radio resmi milik Unpad yang menyajikan berita-berita seputar kampus. Sedangkan Radio Mahasiswa Unpad atau RadioMU tidak hanya membahas informasi seputar kampus, tetapi juga tentang kehidupan dan aspirasi mahasiswa.

Meski RadioMU tidak disiarkan dengan menggunakan frekuensi atau yang biasa kita kenal dengan FM, RadioMU tetap memberikan alternatif yang solutif agar pendengar dapat terus menikmati hiburan yang diberikan.

Tidak Menggunakan Frekuensi Radio

RadioMU sendiri menggunakan media website untuk penyiarannya dan dapat diakses di laman www.radiomahasiswa.unpad.ac.id. Kelebihannya, siaran radio yang diberikan bisa didengarkan di mana saja karena tidak memakai frekuensi seperti radio pada umumnya. Sehingga, jangkauannya pun lebih luas dan tidak terbatas.

Secara singkat, RadioMU terdiri dari divisi on air dan off air. Divisi on air pun terbagi lagi menjadi beberapa divisi di bawahnya, yaitu music director, produser, dan announcer. Sedangkan divisi off air terdiri dari divisi marketing, public relation, HRD, visual communication, dan reporter.

Hingga saat ini, RadioMU memiliki jumlah anggota aktif sebanyak 52 orang, lho. Termasuk di dalamnya ada 30 orang penyiar, dan setiap program yang dibawakan memiliki dua orang penyiar.  

Program Kerja

Bagi Kema Unpad yang penasaran dimana studio siaran RadioMU, studio siaran RadioMU sendiri berada di area PPBS Gedung D lantai dua. Untuk kegiatan siarannya dilakukan setiap hari kerja mulai dari Senin sampai Jumat, dari pukul satu siang sampai pukul delapan malam.

Dalam satu hari terdapat tiga program yang dibawakan dengan masing-masing durasi selama dua jam. Program yang dibawakan pun tentu bervariasi dan pendengar dijamin tidak akan bosan mendengar siarannya.

Selain melakukan kegiatan siaran rutin, RadioMU juga pernah mengadakan “Ngejamu” atau Ngejam bareng RadioMU. Acara ini berupa konser yang menghadirkan guest star yaitu band-band mahasiswa Unpad.

“Selain menjadi hiburan, Ngejamu juga menjadi media promosi bagi band-band kampus yang baru merintis.” ungkap Eprita.

Kegiatan menarik lainnya yaitu RadioMU pernah berkesempatan untuk melakukan wawancara langsung bersama Jeremy Passion, meliput konser, membuat jingle dan bumper dari voice offer Nadin Amizah, RAN, Ardhito Pramono, 2Monolog, dan lainnya.

Bukan hanya itu, RadioMU juga pernah melakukan studi banding dengan radio komersial seperti Ardan dan OZ, serta melakukan live bersama YAIDS, Sheila Anandara, Gangga Kusuma, dan Jave.

Diakui oleh Eprita bahwa selama pandemic Covid-19 ini ada beberapa hal yang mengambat jalannya kegiatan RadioMU.

“Hambatannya yaitu siaran jam berkurang, berkurangnya media partner, siaran juga tidak bisa dilakukan di studio, tetapi di instagram story.” 

Meski begitu, produksi konten yang dilakukan RadioMU dan live bersama beberapa artis ibukota terus berjalan, seperti contohnya bersama Eros Tjokro beberapa waktu ke belakang.

Dari kegiatan-kegiatan menarik yang dilakukan oleh RadioMU bahkan ketika ikut terdampak Covid-19, tak heran jika RadioMU menjadi salah satu komunitas dengan peminat yang tinggi setiap tahunnya.

Selain menyuguhkan kegiatan dan inovasi menarik bagi para pendengar, RadioMU juga memastikan bahwa anggota yang tergabung bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

“Jika ingin eksplor dunia radio, RadioMU adalah jawaban yang tepat, karena (di RadioMU) kita tidak hanya belajar tentang radio saja, tetapi semua bidang di belakang layar seperti marketing, content manager, dan HRD.” tutup Eprita.

Bergabung dengan RadioMU pasti menyenangkan, bukan?

Koperasi Mahasiswa Unpad : Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Koperasi

Anggota Koperasi Mahasiswa Unpad (sumber : Dokumentasi Pribadi/Kopma Unpad)

Koperasi Mahasiswa Unpad atau biasa dikenal dengan Kopma Unpad merupakan lembaga koperasi mahasiswa yang berada dilingkup Universitas Padjadjaran. Kopma Unpad sudah berdiri sejak tahun 1983. Pada mulanya, Kopma Unpad termasuk bagian dari Koperasi Warga Unpad yang merupakan komisariat mahasiswa.  

Sepanjang perjalanannya Kopma Unpad mengalami fase naik turun bahkan pernah sampai vakum sementara hingga akhirnya lembaga Kopma Unpad kembali dilanjutkan sampai sekarang.

Saat ini Kopma Unpad berada dibawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat. Sedangkan di lingkup kampus Kopma Unpad berada dibawah naungan Departemen Ekonomi Integratif BEM Kema Unpad.

Rita Sugiharti selaku Ketua Umum Kopma Unpad menerangkan bahwa dalam koperasi terdapat nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan ekonomi yang bisa kita dapatkan.

“Nilai sosial dapat ditemukan dari tujuan didirikannya koperasi yaitu mensejahterakan anggotanya. Nilai ekonomi dapat kita pelajari melalui kegiatan ekonomi selama menjadi anggota koperasi seperti berjualan, dan berbagai pelatihan dibidang ekonomi bagi para anggotanya salah satunya pelatihan business plan. Nilai kebudayaan terdapat pada budaya demokrasi dan gotong royong yang melekat dengan masyarakat Indonesia” terang Rita.

Seluruh mahasiswa Unpad dapat mendaftar di Kopma Unpad tanpa adanya syarat khusus. Setelah menjadi anggota, setiap anggota berkewajiban untuk membayar simpanan wajib dan simpanan pokok. Nantinya setiap anggota akan menjalani tiga tahap pendidikan yaitu diksar (pendidikan dasar), dikmen (pendidikan menengah), dan dikjut (pendidikan lanjut). Saat ini Kopma UNPAD memiliki 220 anggota.

Bukan UKM

Masih banyak yang beranggapan bahwa Kopma UNPAD adalah UKM. Rita meluruskan anggapan tersebut dengan menyatakan bahwa koperasi itu bukan UKM melainkan sebuah lembaga yang mempunyai badan hukum dan undang-undang sendiri yang membahas tentang koperasi.

Hal lain yang disayangkan oleh Rita adalah masih banyak orang yang belum mengenal koperasi dan adanya stigma negatif dimana koperasi hanya dikelola oleh orang tua dan kegiatannya yang monoton.

“Banyak orang yang ketika ditanya soal koperasi pasti yang terbesit dipikiran mereka koperasi hanya sebatas simpan pinjam. Padahal itu hanya sebagian kecil dari koperasi seharusnya orang-orang lebih mengenal koperasi karena koperasi adalah landasan ekonomi Indonesia” Jelasnya.

Kegiatan Kopma Unpad Selama Pandemi

Kegiatan Kopma Unpad selama pandemi Covid-19 dialihkan menjadi daring. Pada awalnya Kopma Unpad mengalami kendala karena masih menyesuaikan dengan situasi pandemi. Penjualan sempat dihentikan karena para pengurus yang pulang ke rumah masing-masing. Namun setelah beberapa lama Kopma Unpad mulai beradaptasi dengan kegiatan daring. Bahkan untuk penjualan kembali beroperasi secara secara daring

“Selama pandemi Kopma Unpad telah mengadakan dua kali seminar nasional dan kegiatan kolaborasi dengan Kopma lain di Bandung dalam rangka Hari Koperasi Nasional. Kedepannya Kopma Unpad berencana untuk mengadakan kegiatan yang bekerja sama dengan Kopma lain di Bandung Raya dan Dinas KUKM Kota Bandung” terang Rita.

Kopma Unpad menjalankan beberapa program kerja antara lain kegiatan kewirausahaan, acara selebrasi ulang tahun Kopma Unpad, dan acara menarik lainnya. Kedepannya Kopma Unpad akan mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat.

Sejauh ini pengabdian masyarakat yang telah dijalankan Kopma Unpad adalah pembagian takjil pada saat bulan Ramadhan. Kopma Unpad juga berpartisipasi dengan membuka tenant dalam beberapa acara besar kampus seperti Prabu, Open House, Market Town, dan acara kampus lainnya.

Di akhir wawancara, Rita mengajak mahasiswa Unpad untuk mengenal koperasi lebih dalam. Karena banyak nilai-nilai yang bisa diambil dari koperasi, hanya saja masih banyak orang yang memandang koperasi sebelah mata dengan stigma yang dianggap kolot. Padahal, koperasi bahkan disebut sebagai soko guru perekonomian bangsa.

“Ada banyak hal yang bisa dipelajari di koperasi seperti nilai ekonomi, sosial, dan budaya. Menurutku koperasi itu idealis makanya disebut-sebut sebagai soko guru perekonomian bangsa. Tapi sayangnya masih banyak anak muda yang belum paham betul makna dari koperasi yang sebenarnya.” Ujarnya.

“Moh Hatta adalah Bapak Koperasi Indonesia, beliau pernah berkata ‘makmur koperasinya, makmurlah hidup mereka bersama.’ Kata-kata tersebut menggambarkan kondisi koperasi dan perekonomian indonesia saat ini, yang masih menjadi PR besar bagi kita semua untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh kesejahteraan dalam hidupnya. Hal ini tentu tidak mudah, maka dari itu diperlukan seseorang yang berani dan memiliki keinginan yang kuat untuk mewujudkan itu semua.” Pesan Rita di akhir wawancara.

Nah, Sobat Warta, itu dia edisi pertama dari Mengenal Komunitas Unpad jilid pertama. Nantikan kehadian Mengenal Komunitas Unpad jilid berikutnya ya! Karena kami pasti akan membahas berbagai komunitas di Unpad yang tak kalah kerennya. Tetap jaga kesehatan!

Reporter : Farhan Arda Nugraha dan Helfrida Mahendraputri

Penyunting : Karina Rahma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here