Menikmati Hiburan Ramadhan di Parafest 2019

0
52
Penampilan marawis dari Panti Asuhan Rahman Yatim Al-Ihsan dalam acara Padjadjaran Ramadhan Festival (15/5). Foto: Anastasia Aulia

JATINANGOR, Warta Kema Mahasiswa Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadakan acara Padjadjaran Ramadhan Festival (Parafest) di UKM Barat Unpad Jatinangor (15/5/2019). Acara bertema “Semarak Ramadhan di Jatinangor” ini dilaksanakan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengelolaan Kegiatan Hubungan Masyarakat. Parafest menjadi ajang berkumpul dan berbuka puasa bersama tanpa dipungut biaya tiket masuk bagi para mahasiswa yang tinggal jauh dari keluarga.

“Parafest ini mengusung konsep yang berbeda dengan acara lain. Acara musik lain biasanya hanya menampilkan musik. Namun, kami mengkreasikan beberapa jenis acara, seperti charity, kemudian ada zona games, tenant  makanan, juga ada tausiyah. Jadi, kami memang mengkolaborasikan semua jenis kegiatan yang bisa bikin orang chilling bareng,” jelas Lidya Nurfadhila, Ketua Pelaksana Parafest.

Ada beragam acara yang memeriahkan Parafest ini, mulai dari tausiyah oleh Ustadz Soleh Haerudin, marawis oleh anak-anak Panti Asuhan Rahmah Yatim Al-Ihsan, pemberian sumbangan, dan penampilan musik. Para bintang tamu turut yang menghibur pengunjung Parafest adalah Komunitas Musik Fikom, Freestyle by Bima, Maroon Music, Smiling Sunshine, dan puncak acara dimeriahkan oleh Ardhito Pramono.

Penampilan Ardhito Pramono sebagai bintang tamu utama Padjadjaran Ramadhan Festival. Foto: Anastasia Aulia

Acara ini menuai antusiasme yang cukup tinggi dari mahasiswa dan masyarakat sekitar. “Saya mendapat info dari gatekeeper sudah sekitar 800 orang yang datang. Padahal, saat ini masih pukul 19.40 dan para guest star utama belum tampil,” ujar Lidya.

Salah satu mahasiswa Unpad berharap Parafest bisa diadakan lagi. “Senang karena bisa duduk-duduk bareng teman-teman sambil buka puasa. Semoga acara seperti ini tahun depan ada lagi dan lebih banyak lagi unsur Ramadhannya, tidak hanya marawis dan tausiyah,” kata Carolus Evan, mahasiswa jurusan Psikologi.

Antusiasme tidak hanya berasal dari mahasiswa Unpad, namun juga mahasiswa dari universitas lain. Salah satunya Wanda Rosa Nur Alifah, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. “Acaranya menarik karena konsepnya Ramadhan festival, lumayan terasa suasana Ramadhannya. Ada penampilan marawis, tapi juga mengundang bintang tamu kayak Ardhito Pramono,” kata Wanda.

Pengunjung lainnya memberi masukan untuk Parafest. “Acaranya seru dan suasana Ramadhannya terasa karena ada tausiyah dan marawis. Semoga tahun depan akan diadakan lagi acara semacam ini, namun dengan stand yang lebih bervariasi,” ucap Siti Leila, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung.

Parafest mengkombinasikan hiburan Ramadhan dengan kegiatan amal untuk sumbangan bagi Panti Asuhan Rahmah Yatim Al-Ihsan Rancaekek. Lidya berharap, Parafest dapat menimbulkan rasa saling memiliki antara mahasiswa Unpad dengan orang lain yang membutuhkan. Selain itu, ia ingin menunjukkan banyaknya potensi yang dapat digali dari masyarakat sekitar.

 

Reporter         : Naura Salsabila

Editor              : Lia Elita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here