Avengers: End Game, Seri Marvel yang Ditunggu

0
74
Poster Film Avengers: End Game

Judul: Avengers: End Game

Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo

Penulis Naskah: Stephen McFreely, Christopher Markus

Studio: Marvel Cinematic Universe (MCU)

Durasi: 3 Jam 1 Menit

Pemeran: Chris Evans, Robert Downer Jr., Scarlett Johansson, Chris Hemsworth, Mark Ruffalo, Jeremy Renner

 

Avengers: End Game merupakan lanjutan dari film sebelumnya, Avengers: Infinity War. Film ini menceritakan keadaan dunia yang hampa akibat Thanos menghapus separuh umat yang ada di bumi secara acak. Thanos menggunakan Infinity Stones, hanya dengan satu jentikan jari. Tim Avengers yang tersisa pun memutuskan untuk menggunakan kekuatan mereka agar keadaan kembali seperti semula, dibantu sedikit teknologi canggih dan sains.

Film terakhir dari serial Avengers ini merupakan film yang diwanti-wanti hampir seluruh fans Marvel di penjuru dunia, bahkan oleh mereka yang tidak begitu mengikuti serial Marvel. Dunia seakan tak sabar untuk kembali melihat laga tokoh utama yang disuguhkan oleh serial Avengers dari tahun ke tahun. Mereka adalah Captain America (Chris Evans), Iron Man (Robert Downey Jr.), Black Widow (Scarlett Johansson), Thor (Chris Hemsworth), Hulk (Mark Ruffalo), dan Hawk Eye (Jeremy Renner).

Avengers: End Game ini termasuk sebagai film terpanjang yang pernah diproduksi oleh Marvel. Walau begitu, durasi 181 menit tersebut digunakan dengan baik oleh para produser untuk meracik skenario yang memuaskan rasa penasaran para fans yang sudah menunggu kurang lebih satu tahun semenjak serial Avengers yang sebelumnya rilis. Terbukti dari nilai 9.2/10 yang mereka dapatkan di web IMDb.

Fans banyak mengklaim film ini sebagai film dengan panjang waktu yang pas. Alur maju-mundur yang digunakan film serial Avengers kali ini bukanlah ide yang mudah untuk diterapkan, mengingat ide time travelling terasa sudah basi sekali. Namun, mereka mengemasnya dengan cukup unik dan matang. Bagaimana mereka mengaitkan konflik film End Game ini dengan film-film terdahulunya membuat penonton tertawa, juga emosional ketika para karakter bertemu dengan orang yang mereka sayangi terdahulu.

Lewat alur yang seperti ini, penonton seakan bisa menelusuri tiap karakter secara dalam, menjadi lebih mengerti sifat dan beban emosional yang mereka hadapi. Apresiasi juga diberikan secara besar oleh para penggemar untuk akhir cerita dari film End Game yang mampu meninggalkan perasaan campur antara sedih, terharu, dan lega dalam hati penonton.

Total budget yang dikeluarkan film ini sekitar US$600 juta (setara dengan 8,4 triliun rupiah). Respon warganet yang tak berhenti memuji End Game di media sosial, nominal yang dikerahkan terasa cukup impas. Terlebih lagi mengingat aktor-aktor yang dipilih oleh Marvel bukanlah sembarang aktor biasa, di antaranya adalah aktor-aktor yang memang sudah sering berperan di film dengan judul besar.

Seperti Brie Larson (Captain Marvel) yang menjadi salah satu pemeran di Kong: Skull Island (2017), Danai Gurira (Okoye) yang juga terkenal akan karakter Michonne dengan pedang tajamnya dari The Walking Dead (2010), ada pula yang sudah memenangkan piala Oscar seperti Jeremy Renner (Hawk eye) di tahun 2004 untuk perannya di film The Hurt Locker. Aktor-aktor Marvel dari film-film sebelumnya turut hadir dan berkumpul dalam film klimaks ini, seakan memberi hadiah untuk para fans dengan memperlihatkan para tokoh superhero Marvel favorit mereka saling bekerja sama dengan tokoh superhero lainnya, sebuah crossover terapik sepanjang masa.

Sayangnya, berbeda dengan serial Avengers: Infinity War, film End Game ini akan sangat membingungkan untuk mereka yang baru pertama kali menyelami cerita superhero MCU. Ada banyak sekali plot yang dilewatkan penonton jika mereka tidak menonton film-film sebelumnya, juga emosi hasil interaksi antar karakter yang ditampilkan tidak akan begitu meresap karena penonton tidak mengerti relasi yang dimiliki antar tokoh tersebut di cerita-cerita sebelumnya.

Penulis : Malika Ade Arintya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here